pengertian radikalisme dalam agama islam


pegertian radikalisme agama islam
Menurut bahasa radikalisme berasal dari bahasa latin radix, radicis yang berarti akar  dan radicula, radiculae yang artinya akar kecil. Berbagai makna radikalisme itu mengacu pada kata akar atau mengakar. Dalam kamus besar bahasa indonesia radikal diartikan sebagai secara menyeluruh, habis habisan, amat keras menuntut perubahandan maju berpikir atau bertindak.
ð Menurut istilah
Dilihat dari istilahnya radikalisme memiliki berbagai pengertian tergantung aspek sudut pandangnya
Dalam sudut pandang keagamaan  mengandung makna paham keagamaan yang mengacu pada fondasi agama yang sangat mendasar, fanatik keagamaan cukup tinggi dan sering kali mengggunakan kekerasan dalam aktualisasi paham keagamaan yang di anut dan di yakininya. Para kelompok radikalisame menginginkan adanya perubahan atau pembaharuan sosial keagamaan secara mendasar dengan sistem atau tata nilai baru yang diyakininya. Tidak hanya bersifat wacana atau pemikiran pada batas batas tertentu paham ini dapat menjelma dalam bentuk gerakan atau aksi di lapangan.

Menurut Horace M. Kallen radikalisme di tandai oleh tiga kecenderungan umum
1.     Radikalisme merupakan respon terhadap kondisi yang sedang berlangsung. Respon tersebut muncul dalam bentuk evaluasi, penolakan, atau bahkan perlawanan
2.     Radikalisme tidak henti pada upaya penolakan, melainkan terus berupaya mengganti tatanan lain. Ciri ciri ini menunjukkna bahwa di dalam radikalisme terkandung suatu program atau pandangan dunia (world view) tersendiri. Kaum radikalisme berupaya kuat untuk menjadikan tatanan tersebut sebagai pengganti dari tatanan yang sudah ada.
3.     Kaum radikalisme memiliki keyakinan yang kuat akan kebenaran program atau ideologi yang mereka bawa. Dlam gerakan sosial kaum radikalis memperjuangkan keyakinan yang mereka anggap benar dengan sikap emosional yang menjurus pada kekerasan.
ð Secara teoritis
Radikalisme mucul dalam bentuk aksi penolakan, perlawanan, dan keinginan dari komunitas tertentu agar dunia ini di ubah dan ditata sesuai dengan doktrin agamanya
Pluralisme tetap menjadi komitmen kita untuk membangun bangsa yang modern yang di dalamnya terdapat banyak agama dan etnis secara damai. Pluralisme itu sendiri adalah simbol bagi suksesnya kehidupan masyarakat majemuk.

Posting Komentar

tinggalkan komentar kalian disini