pengertian fundamentalisme secara umum

Pengertian fundamentalsime

Menarik untuk di ajukan sebuah pertanyaan, siapakah sebenarnya yang disebut kelompok fundamentalis itu ?????
Sebelummenjawab pertanyaan itu mari kita bahas dulu apa itu fundamentalis. Sebelumnya kita simak pernyataan Daniel B. Stevick yang berbunyi “We are all talking about something which we know exist, but which no one defines”. Ternyata kendati kata fundamentalis acap kali terdengar dan dipakai namun makna sesungguhnya msih belum jelas, terlaluumuum dan rentan akan perubahan. Meski tersirat dalam hati bisa di artikan keteguhan dan kekakuan.


ð Menurut bahasa
Secara etimologi fundamentalisme berasal dari kata fundamentalis yang artinya hal hal yang mendasar atau asas asas. Sebagai  penganut gerakan keagamaan, fundamentalis di artikan sebagai penganut gerakan keagamaan yang kolot dan reaksioner yang memiliki doktrin untuk kembali kepada ajaran agama yang asli seperti tersurat dalam kitab suci.
ð Menurut pendapat para ahli
Dalam pandangan Gellner, gagasan dasar fundamentasis adalah bahwa suatu agama tertentu di pegang kokoh dalam bentuk literal (harfiah) dan bulat, tanpa kompromi, pelunakan , reinterpretasi dan tanpa pengurangan. Hal senada juga dikemukakan oleh David Ray Griffin, dalam bukunya “god and religion in the modern world”, bahwa fundamentalisme adalah sebuah aliran atau paham yang berpegang teguh pada dasar dasar agama secara ketat melalui penafsiran terhadap kitab suci secara rigid dan literalis.

Dalam pandangan Habernas fundamentalis adalah sebagai gerakan keagamaan yang memberikan porsi sangat terbatas terhadap akal dan pikiran (rasio) ketika memberikan interpretasi dalam pemahaman  terhadap teks teks keagamaan.
ð Secara historis
Fundamentalis merupakan  atribut yang di berikan kepada sekte protestan yang menganggap injil bersifat absolute dan sempurna dalam arti literal sehingga  mempertanyakan  satu kata yang ada   dalam injil di anggap dosa besar dan tidak terampuni. Fundamentalisme selalu muncul dalam setiap agama besar di dunia. Bahkan menurut Garaudy, fundamentalis tidak hanya sebatas pada agama, tetapi juga pada politik, sosial budaya. Karena baginya fundamentalis adalah suatu pandangan yang di tegakkan atas keyakinan baik bersifat agama, politik, maupun budaya yang di anut pendiri yang menanamkan ajaran ajarannyapada saat paham atau pandangan tersebut menjadi rujukan.

Posting Komentar

tinggalkan komentar kalian disini